Sun
Zon
Sonne
Soleil
Sole
.
..
…
Pak Bupati Datang
“Lono…!!! cepet kesini, bapak ada tugas buat kamu” teriak pak kades Muklis dari ruang tengah rumahnya. terdengar medoknya (logat jawa) gak ketulungan.
“Iya pak, sebentar…” jawab Lono, si ajudan kepala desa, juga dengan logat jawanya yang kental. Dengan tergopoh-gopoh Lono kemudian datang menghampiri pak kades Muklis yang sedang duduk sambil menyuruput kopi hitam pahit kegemarannya.
“Ada apa tho pak, kok kayaknya penting banget?” Lono membuka percakapan setelah dia sampai di hadapan pak kades Muklis.
“Gini lho Lon, saya punya kabar baik dan kabar buruk buat desa ini” Jawab pak kades Muklis.
“Waduh, kok kaya cerita sinetron aja bapak ini pake kabar baik dan kabar buruk. Apa putri bapak ada yang ditukar?”
“Semprul kamu..! gini, kabar baik yang saya punya adalah bahwasanya bripda Saeful Bahri sudah mulai maen sinetron Lon…”
(hening)
Lanjut membaca
Keindahan Hanya Ada di Pikiran
Keindahan hanya ada di pikiran, memang begitulah adanya. Segala sesuatu yang ada di alam tidak lepas dari penilaian kita sebagai manusia. Dan siapa yang berperan dalam diri manusia untuk menilai sesuatu, tentu pikiran kita. Begitulah menurutku. Kau melihat seorang wanita itu indah, itu menurut sebagian besar orang. Tapi aku meyakini bahwa terdapat sebagian yang lain yang mengakatakan hal berbeda. Karena apa? karena setiap isi pikiran di setiap manusia akan berbeda, dan itu sudah ditentukan oleh Yang Kuasa.
Melihat bahwa suatu keindahan bisa diartikan berbeda dari setiap individu yang ada, maka definisi keindahan akan berbeda-beda untuk setiap orang. Ada orang yang berpendapat bahwa keindahan adalah segala sesuatu yang membuat senang, tentram dan damai. Ada yang berpendapat bahwa keindahan adalah semua ciptaan Yang Menciptakan. Ada yang berpendapat jika keindahan adalah para tubuh-tubuh elok yang membangkitkan birahi. Juga ada yang berpendapat bahwa tidak ada itu yang namanya keindahan. Macam-macamlah definisi setiap orang. Lanjut membaca
Maulud Nabi
Maghrib sudah datang dan aku pergi ke mushola komplek. Sekarang Musholanya sudah di rehab, terlihat bersih dengan warna hijau dan putih. Lampunya sudah ditambah jadi terlihat lebih terang, juga ditambah kipas angin sehingga tidak terasa gerah di dalam. Aku tiba pas takbir dilakukan, dan aku sedikit kaget melihat beberapa kotak nasi bertumpuk di depan mushola. Ah ya, aku ingat akan ada peringatan maulud nabi sehabis maghrib. Aku segera masuk barisan yang cuma sebaris.
Sehabis sholat maghrib persiapan dilakukan untuk acara tersebut. Meja disiapkan di tengah ruangan, karpet dibersihkan, dan sound system dicek. Pengurus mushola kemudian menginformasikan melalui halo-halo bahwa acara peringatan maulud nabi akan segera dilaksanakan dan warga diharapkan untuk datang. Tak lama kemudian warga mulai berdatangan. Saling berjabatan tangan ketika bertemu dan kadang sedikit bersenda gurau. Pak RT, Pak RW, sampai Pak Lurah juga hadir di peringatan kali ini. Penceramah sudah pasti ada. Mushola terisi penuh oleh orang sampai berjubel di dalamnya. Alhamdulillah acaranya berjalan lancar. Tapi yang aku heran, mengapa musholanya penuh setelah sholat maghrib ya?
Babak III Beranjak Akhir
Dua hari kedepan ini aku akan menghadapi sebuah ujian rutin. Ujian dari hasil belajarku selama ini. Layaknya orang-orang normal aku merasa sedikit takut dengan ujian ini. Apa aku bisa mengerjakan soal-soal nanti? entahlah, aku sudah berusaha semampuku untuk mengikuti semua kuliah yang ada dan mengerjakan semua tugas yang dosen berikan kepadaku. Semoga saja dengan bekal itu aku mampu. Yah, meskipun di saat kuliah aku juga kadang tertidur, lebih banyak mengobrol dengan teman-teman sampai-sampai dosen makroekonomiku agak dongkol hatinya.
Aku sepertinya harus berusaha lebih keras. Eh salah, sangat keras yang benar. Nilai-nilaiku di ujian tengah period kemarin tidak pantas dibanggakan sehingga besok lusalah satu-satunya kesempatan terakhir buatku mendapatkan hasil yang lebih baik.
Di malam minggu ini aku sempatkan untuk menulis di blog ini karena aku, yah, agak jenuh jika harus belajar semalaman suntuk. hehe. Oh iya, tadi aku sempat menelepon ibuku yang ada nun jauh di sana karena sebelumnya panggilan dari dia tidak sempat aku angkat karena aku sedang sholat Maghrib. Senang, ternyata ibuku tidak lupa kalau besok “hari” apa… :p
Babak III akan berakhir, dan aku berharap sesuatu yang manis akan kudapatkan satu bulan nanti.
Hujan di Mandalawangi
Mendung sudah mengiringi kami sejak Kandang Badak. Sudah aku perkirakan akan hujan. Biasalah bulan Desember, jadi aku maklumi saja dia. Di pertengahan jalan dari Kandang Badak menuju Mandalawangi titik-titik hujan mulai turun. Aku cepat-cepat memakai mantel biruku yang setia karena dua kali menemaniku kemari. Temanku Gigeh juga mulai memakai mantel pinjamannya, sedangkan Wono sudah memakai jaket mantelnya sejak tadi. Hujan makin deras saja. Lanjut membaca
Waktu adalah sungai yang menghanyutkanku, tetapi akulah sungai itu; harimau yang meluluhlantakkanku, tetapi akulah harimau itu; api yang menghabisiku, tetapi akulah api itu.
Jorge Luis Borges
Edward Torcuato, Philippines
this cartoon represents Indonesia
Berkunjung ke Taman Nasional Alas Purwo
Sore tadi aku menonton acara Jejak Petualang di Trans7 dan kebetulan di acara tersebut menampilkan perjalanan Medina Kamil di Taman Nasional Alas Purwo yang terletak di Banyuwangi, Jawa Timur. Menonton acara itu jadi ingat pengalamanku berkunjung ke Alas Purwo beberapa bulan yang lalu, tepatnya di bulan Agustus 2011 kemarin.
Hari itu aku bersama seorang saudaraku menuju ke Taman Nasional Alas Purwo dengan mengendarai sepeda motor. Kami memilih naik sepeda motor karena tidak ada kendaraan umum yang menuju ke sana. Selain itu agar bisa mengunjungi objek-objek wisata yang ada di sana dengan mudah karena beberapa objek wisata yang ada di taman nasional ini tersebar di beberapa tempat yang lumayan jauh jaraknya. Alasan utama aku mengunjungi tempat ini karena aku sangat penasaran dengan Pantai Plengkung atau G-Land yang merupakan tempat surving yang terkenal hingga mancanegara karena deburan ombaknya yang bagus. Menurut seorang turis asal US saat mengobrol denganku, ombak pantai Plengkung adalah ombak yang terbaik setelah ombak Hawaii. Selain pantai Plengkung, di taman nasional ini juga terdapat beberapa objek wisata yang lain seperti pantai Trianggulasi, pantai Bedul, pantai Grajagan, pantai Pancur, penangkaran penyu, Feeding Ground Sadengan, dan wisata hutan mangrove. Lanjut membaca
Bondowoso, Dari Kota Inilah Tragedi Gerbong Maut Dimulai
Jika kamu melihat peta Pulau Jawa dan mengamati bagian timur dari pulau tersebut, kamu akan mendapati sebuah kabupaten yang terletak bagian barat pegunungan Ijen, terapit antara kabupaten Situbondo di Utara dan kabupaten Jember di Selatan, itulah kabupaten Bondowoso. Sebuah kota kecil yang berhawa sejuk dan hijau.
Berjalan menyusuri kota Bondowoso, kamu akan menemukan sebuah monumen bersejarah yang terletak di sebelah selatan alun-alun Bondowoso, tepatnya di depan kantor bupati Bondowoso. Sebuah monumen yang dibangun untuk mengenang pengorbanan para pejuang kemerdekaan yang gugur dalam sebuah tragedi, tragedi gerbong maut.
Yak, tragedi gerbong maut adalah sebuah tragedi yang mengakibatkan tewasnya 48 pejuang asal Bondowoso Lanjut membaca
Jazz Goes To Campus (JGTC) 2011
Tanggal 4 Desember 2011 yang lalu aku sempat menonton acara Jazz Goes To Campus (JGTC) karena ajakan teman-teman. Meskipun aku bukanlah penggemar berat musik jazz tapi aku tetap pergi. JGTC adalah sebuah sebuah festival jazz yang diselenggarakan di kampus fakultas ekonomi UI dan di tahun 2011 ini sudah tahun ke-34 untuk penyelenggaraan event ini. Meskipun aku bukan fanatik musik jazz tetapi aku melihat acara ini sangat bagus dan aku bisa menikmatinya. Beberapa pengisi acaranya antara lain: Glenn Fredly, Barry Likumahua Project, Gugun and The Blues Shelter, dan beberapa yang lainnya.
This slideshow requires JavaScript.
Integritas dan Kita
Di negeri ini sudah tidak tabu lagi kita mendengar kata-kata korupsi. Bagaimana tidak, kata korupsi selalu hadir di setiap sudut aktivitas kita, mulai dari televisi, koran, baliho persimpangan jalan, pidato bupati, dan lain-lain. Dan mungkin saja “korupsi” hadir di setiap tindak-tanduk kita selama ini. Lihat saja saat ada kendaraan ditilang sang polisi langsung meminta uang pelicin, tentu ini salah satu bentuk korupsi. Ketika seorang anak ingin masuk ke sebuah sekolah kemudian si orang tua memberi sejumlah uang ke kepala sekolah agar anaknya dapat masuk sekolah itu, ini masuk korupsi, dan masih banyak contoh lainnya. Dampak dari Korupsi itu membuat penegakan hukum dan layanan masyarakat jadi amburadul, Lanjut membaca
Gunung Raung
Beberapa bulan yang lalu, tepatnya di pertengahan bulan september ketika sedang liburan akhir semester, aku menyempatkan diri untuk berjalan menyusuri keindahan alam Bondowoso. Dan tempat yang aku pilih adalah gunung Raung. Aku coba menghubungi teman SMA ku, Pujo, untuk menemani aku pergi ke Gunung Raung, tetapi sayangnya dia sedang ada perkuliahan sehingga tidak bisa ikut. Aku mencoba menghubungi teman-teman yang lain ternyata kondisinya juga sama. Aku mulai berpikir untuk membatalkan rencanaku itu, tapi masa sih sisa liburan dibiarkan berlalu begitu saja. Akhirnya aku memutuskan untuk pergi seorang diri, dengan segala resiko yang akan menghadang. hahaha… dan jujur, aku belum pernah naik ke Gunung Raung sebelumnya. Lanjut membaca
Sebuah Teman
Berbagai macam jenis orang mulai berkumpul di masjid samping rumahku sore itu meskipun hujan mengguyur desa sangat deras. Berbagai tokoh agama dari macam-macam mazhab pun terlihat. Untuk apa mereka datang kemari? Dasar bodoh, tentu saja mereka mereka mau menyolati bapakku. Ya, bapakku, seorang tokoh agama terkenal, yang baru saja mati, yang setelah ini akan dikuburkan.
Banyak orang bersedih atas kematian bapakku sekaligus heran. Kenapa seorang tokoh agama terkenal seperti bapak harus mati mengenaskan seperti itu. Mengapa bukan mereka para bajingan tengik, para pencuri, Lanjut membaca
Dam Sampean Baru
#Edisi kab. Bondowoso
Dam Sampean Baru ini membendung sungai Sampean Baru. Dam Sampean Baru memang tidak sebesar dam-dam yang lain seperti dam Karangkates, dam Gajahmungkur, dll. Tetapi dam Sampean Baru yang terletak di kecamatan Tapen, kab. Bondowoso ini tetap cocok untuk sekedar melepas lelah dan melakukan piknik bersama teman atau keluarga.






